Legenda Musik Sasak Al-Mahsyar Berpulang


Orang Sasak pasti tidak asing mendengar nama Al-Mahsyar. Karya musik lokalnyanya, telah menjadi monumen musik Sasak. Lagu Dangdut Sasak, Cilokaq, Cironcong (cilokak keroncong)  Cibane (cilokal rebane) kalau tak salah ingat, lahir dari tangan dinginnya. mungkin sudah ribuan kasetnya terjual baik yang bajakan maupun asli. Karya musiknya menjadi pengiobat kangen diaspora Sasak di seluruh dunia. 

Al Mahsyar lahir di Lepak, Sakra Timur pada tahun 1953. Beliau merupakan putra ketiga dari empat bersaudara. Di usia tiga tahun, Al Mahsyar kecil tertular cacar dari ibunya hingga menyebabkan dirinya tuna netra dan ibunya meninggal dunia.

Al Mahsyar mulai memainkan alat musik dari umur lima tahun dan pada waktu itu tampil di salah satu desa di Lombok Tengah yang dihadiri Gubernur. Al Mahsyar kemudian dikirim pemerintah untuk sekolah ke Denpasar karena pada waktu itu di NTB belum ada sekolah untuk tuna netra. Sepulang dari sana, Al Mahsyar langsung mendirikan sekolah tuna netra pertama di NTB dan merekrut siswa-siswanya untuk bergabung di Orkes Musik Pelita Harapan.

Al-Mahsyar telah pergi, meinggalkan karya feomenal dan kebaikan-kebaikannya. 

Selamat jalan , Semoga Husnul Khotimah. beliau berpulang 20.09.2020 di kediaman Selagalas siang ini , informasi dari keluarga Almarhum akan dimakamkan besok 21.09.2020 di pemakaman umum Selagalas Kota Mataram , semoga Almarhum diberikan tempat terbaik disisi Alloh SWT , Amin Allohumma Amin.


Like it? Share with your friends!